Selasa, 03 Oktober 2017

Jaringan Meristem

jaringan meristem adalah salah satu dari 5 jaringan penyusun tumbuhan selain jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan penguat, dan jaringan pengangkutan. Jaringan ini merupakan jaringan utama yang menyokong proses pertumbuhan tanaman, mulai dari tinggi dan besar batang, panjang akar, penyebaran ranting, dan lain sebagainya. Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih jauh seputar jaringan satu ini, mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, dan macamnya. Mari disimak!

Pengertian Jaringan Meristem

Pengertian jaringan meristem adalah salah satu jaringan pada tumbuhan yang terdiri dari sel-sel bersifat embrional atau aktif membelah. Jaringan ini adalah jaringan yang menjadi titik pokok proses pertumbuhan pada tanaman. Umumnya terletak pada bagian ujung akar, ujung batang, kambium, dan pangkal batang.

Pengertian Jaringan Meristem, Fungsi, dan Ciri-Cirinya


























Adapun berdasarkan letaknya, jaringan meristem sendiri dibagi menjadi 3, yaitu jaringan meristem apikal, jaringan meristem interkalar, dan jaringan meristem lateral.
  1. Meristem apikal (ujung) adalah jaringan meristem yang letaknya berada di ujung batang dan ujung akar tanaman. Ciri utama meristem apikal adalah ia memiliki sel-sel yang tumbuh memanjang. Pertumbuhan memanjang dari sel-sel jaringan meristem apikal sering disebut pertumbuhan primer.
  2. Meristem interkalar atau aksilar (antara) adalah jaringan meristem yang letaknya berada di antara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Umumnya dapat ditemui dibagian pangkal batang, pangkal cabang, pangkal ranting, dan pangkal daun.
  3. Meristem lateral (samping) adalah jaringan meristem yang letaknya bersebelahan dengan organ-organ pada tumbuhan. Jaringan ini memiliki sel yang aktif membelah dan tumbuh ke samping. Pertumbuhan sel-sel tersebut sering disebut pertumbuhan sekunder. Adapun contoh bagian tumbuhan yang memiliki jaringan ini misalnya kambium.

Selain berdasarkan letaknya, jaringan meristem juga dapat digolongkan berdasarkan asal terbentuknya menjadi jaringan promeristem, meristem primer dan meristem sekunder. Apa itu jaringan promeristem, meristem primer dan meristem sekunder?
  1. Jaringan promeristem adalah jaringan meristem yang telah ada semenjak tumbuhan masih berada dalam fase embrio.
  2. Jaringan meristem primer adalah jaringan meristem yang menghasilkan pertumbuhan primer atau pertumbuhan memanjang dan meninggi. Biasanya terletak di ujung batang dan akar.
  3. Jaringan sekunder adalah jaringan meristem dewasa yang sel-selnya telah mengalami diferensiasi atau perkembangan lanjut. Jaringan ini menghasilkan pertumbuhan diameter batang yang membesar.

Fungsi Jaringan Meristem

ciri-ciri jaringan meristem
Seperti sudah dijelaskan pada pengertian jaringan meristem di atas, fungsi jaringan meristem secara umum adalah sebagai jaringan yang menyokong pertumbuhan tanaman baik ke arah atas (meninggi) maupun ke arah samping (membesar). Namun, masing-masing jaringan meristem sebetulnya memiliki fungsi berlainan yang lebih spesifik. Fungsi jaringan meristem tersebut antara lain:
  1. Sebagai jaringan penyokong pertumbuhan meninggi pada batang dan memanjang pada akar.
  2. Sebagai jaringan penyokong pertumbuhuan diameter batang.
  3. Sebagai jaringan penyokong pertumbuhan organ perantara tanaman.

Ciri-Ciri Jaringan Meristem

Secara umum, kita dapat membedakan jaringan meristem dengan jaringan penyusun tanaman lainnya berdasarkan beberapa ciri. Ciri-ciri jaringan meristem tersebut antara lain memiliki sel yang bersifat embrional, berukuran kecil dan bentuknya isodiametris seragam, memiliki dinding sel yang tipis, belum mengalami deferensiasi dan spesialiasi, tidak mengandung zat makanan, plastida sel belum matang, tidak ada ruang antar sel, dan lain sebagainya. 

Nah, demikianlah uraian dan pembahasan singkat mengenai pengertian jaringan meristem, fungsi, ciri-ciri dan macamnya. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih.

 SUMBER : http://www.ebiologi.com/2015/12/pengertian-jaringan-meristem-fungsi-ciri.html

Struktur Dan Fungsi Jaringan Akar pada Tumbuhan Beserta Gambarnya






Struktur Dan Fungsi Jaringan Akar pada Tumbuhan Beserta Gambarnya

Struktur dan fungsi jaringan akar bisa dilihat dari aktivitas pertumbuhan akar itu sendiri. Akar pada tumbuhan didefinisikan sebagai struktur tumbuhan yang letaknya di bagian dalam tanah. Akar adalah penghubung yang digunakan sebagai jalur masuk unsur-unsur hara atau pun mineral dari bagian dalam tanah yang bergerak menuju ke seluruh bagian dari tumbuhan.
ads

Akar bisa juga digunakan untuk menentukan pembatas yang membatasi antara bagian akar dan bagian batang. Namun dalam proses terjadinya perkecambahan, bagian akar dan bagian batang bisa dilihat perbedaannya melalui arah pertumbuhannya. Bagian akar akan mengalami pertumbuhan ke arah bawah, sedangkan bagian batang akan mengalami pertumbuhan ke arah atas.



Struktur Dan Fungsi Jaringan Akar


Dalam proses pengamatan sistem perakaran pada tumbuhan yang tergolong monokotil seperti halnya rumput-rumputan dan juga pada tumbuhan yang tergolong dikotil seperti halnya tanaman cabe.

Pada akar tumbuhan yang tergolong monokotil terbentuk dari sistem akar serabut, sedangkan pada akar yang tergolong dikotil terbentuk dari sistem akar tunggang. Walaupun pada tumbuhan yang tergolong dikotil mempunyai akar tunggang, namun jika pada tumbuhan ini dilakukan pengembangbiakan menggunakan cara disetek atau pun dicangkok, maka pada tumbuhan tersebut tidak akan memiliki akar tunggang melainkan mempunyai akar serabut. Selain pada tumbuhan yang tergolong dikotil, pada tumbuhan gymnospermae (atau sering disebut sebagai tumbuhan berbiji terbuka) ternyata juga mempunyai sistem perakaran tunggang.

Secara morfologi (atau struktur luar) bagian akar terbentuk dari bagian rambut akar, bagian batang akar, bagian ujung akar, dan juga bagian tudung akar. Sedangkan jika dilihat secara anatomi (atau struktur dalam) akar terbentuk dari bagian epidermis, bagian korteks, bagian endodermis, dan juga bagian silinder pusat.

1. Morfologi (Struktur Luar Akar)



Ukuran panjang yang terdapat pada akar biasanya bisa ditentukanoleh masing-masing jenis tumbuhan. Seperti contohnya tanaman apel mempunyai bentuk akar yang panjang. Selain itu ukuran panjang dari bagian akar bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. 

Faktor eksternal yang dimaksud adalah panjang dari akar seperti halnya porositas tanah, ketersediaan air dan juga unsur-unsur hara di bagian dalam tanah, serta faktor kondisi kelembaban tanah. Contohnya pada tumbuhan yang terdapat di daerah gurun pasir mempunyai bentuk akar yang cukup panjang.

Susunan dari morfologi akar yakni bagian batang akar, bagian ujung akar, bagian tudung akar, dan bagian rambut akar. Bagian pada ujung akar bisa dikatakan sebagai suatu bagian yang merupakan titik tumbuh akar. Bagian ini terbentuk atas jaringan meristem yang pada sel-sel dindingnya terlihat tipis dan melakukan pergerakan aktif membelah diri.

Bagian ujung akar terlindungi oleh bagian yang bernama tudung akar (kalipatra). Bagian tudung akar mempunyai fungsi dalam upaya melindungi bagian akar itu sendiri terhadap suatu kerusakan yang bersifat mekanis dalam jangka waktu tertentu saat terjadi penembusan tanah.

Pada bagian akar juga ada bagian rambut-rambut akar yang bisa dikatakan mengalami perluasan pada permukaannya dari bagian sel-sel epidermis akar itu sendiri. Dengan adanya bagian rambut-rambut akar akan membuat memperluas daerah yang merupakan penyerap air dan juga mineral. Bagian ini biasanya hanya bisa tumbuh di dekat bagian ujung akar dan pada umumnya mempunyai ukuran yang relatif pendek.

Jika bagian akar mengalami pertumbuhan memanjang ke bagian dalam tanah, maka di bagian ujung akar yang kondisinya lebih muda akan terjadi pembentukan bagian dari rambut-rambut akar yang baru. Sedangkan bagian rambut akar yang kondisinya lebih tua maka akan mengalami proses penghancuran dan juga kematian. 

2. Anatomi (Struktur Dalam Akar)


Jika pada bagian akar pada tumbuhan yang tergolong dikotil atau pun monokotil dilakukan proses penyayatan secara melintang, lalu cobalah lakukan pengamatan di bagian bawah mikroskop, maka akan terlihat bagian-bagian dari luar ke bagian dalam, misalnya seperti epidermis, korteks, endodermis, dan stele (atau disebut sebagai silinder pusat). 

Epidermis akar (atau sering disebut sebagai kulit luar) adalah lapisan yang berada pada bagian paling luar dari akar. Epidermis akar terbentuk dari bagian-bagian selapis sel yang susunannya tampat rapat. Bagian dinding sel epidermis berbentuk tipis dan juga mudah dilewati oleh air. Sel-sel epidermis sendiri akan mengalami modifikasi sehingga dapat membentuk bagian dari rambut-rambut akar.

Korteks akar (atau sering disebut sebagai kulit pertama) yang tersusun atas beberapa bagian lapis sel yang mempunyai dinding yang tampak tipis. Pada bagian dalam korteks akan ada suatu ruang-ruang antar sel. Ruang antar sel ini mempunyai peran dalam upaya proses terjadinya pertukaran gas. Korteks mempunyai fungsi untuk tempat menyimpan cadangan-cadangan makanan.

Endodermis akar tersusun atas selapis bagian sel yang berbentuk tebal. Sel-sel endodermis akan mempunyai bentuk dan susunan yang berbeda dengan bentuk dan juga susunan dari bagian sel-sel yang terdapat di sekelilingnya. Oleh sebab itu, maka batas pada korteks dengan endodermis akan tampak sangat jelas apabila dilakukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop.

Sebagian besar dari sel-sel endodermis sendiri mempunyai bagian-bagian yang serupa dengan pita dan mempunyai kandungan zat suberin. Endodermis mempunyai peran dalam melakukan pengaturan jalannya larutan
yang akan melewati proses penyerapan dari dalam tanah sehingga masuk ke daerah silinder pusat. 


Stele akar (atau sering disebut sebagai silinder pusat) terdiri dari perisikel, xilem, dan juga floem. Definisi dari perisikel adalah lapisan yang berada di bagian paling luar dari silinder pusat yang mempunyai satu atau pun beberapa bagian lapisan dari sel. Perisikel mempunyai fungsi untuk mendukung pertumbuhan sekunder dan juga pertumbuhan dari akar ke bagian samping. Sedangkan bagian xilem dan juga floem adalah berkas pada bagian pembuluh angkut yang mempunyai letak di bagian sebelah dalam dari perisikel.

Fungsi Jaringan Akar

Walaupun pada tumbuhan monokotil dan juga pada tumbuhan dikotil mempunyai suatu sistem perakaran yang tentunya berbeda, namun memiliki fungsi akar yang sama. Bagian akar adalah organ yang ada pada tumbuhan yang mempunyai fungsi dengan penjelasan sebagai berikut :

  1. Digunakan untuk melakukan proses penyerapan terhadap air dan juga unsur-unsur hara yang diambil dari bagian dalam tanah.
  2. Digunakan untuk mendukung dan juga memperkuat berdirinya bagian tubuh tumbuhan.
  3. Jika dilihat dari jenis tumbuhannya, akar mempunyai fungsi untuk alat bernafas, seperti contohnya pada tumbuhan bakau.
  4. Sedangkan pada beberapa jenis tumbuhan lainnya, akar mempunyai fungsi untuk suatu tempat yang digunakan sebagai penyimpanan cadangan makanan dan juga sebagai alat perkembangbiakan secara vegetative
Dapat diambil kesimpulan bahwa struktur dan fungsi jaringan akar merupakan bagian yang sangat berpengaruh dalam kelangsungan proses pertumbuhan dan perkembanganbiakan dari tumbuhan itu sendiri. Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai struktur dan fungsi jaringan akar. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Sumber: https://dosenbiologi.com/tumbuhan/struktur-dan-fungsi-jaringan-akar

Rabu, 06 September 2017

Rangka,Otot dan Pesawat Sederhana

A.SISTEM RANGKA MANUSIA
 
 Rangka berfungsi untuk menunjang tubuh,memberi bentuk tubuh, sebagai tempat melekatnya otot-otot, sebagai alat gerak pasif dan  pelindung bagian tubuh yang lunak. Rongga tulang pada rangka manusia yang  bersumsum merah merupakan pusat  penghasil sel-sel darah. 

Rangka manusia terdiri dari ± 206 ruas tulang yang mempunyai ukuran dan  bentuk yang bervariasi. Tulang-tulang penyusun rangka dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang pembentuk tubuh dan tulang anggota gerak Anggota gerak dikelompokkan menjadi anggota gerak atas dan anggota gerak bawah. Tulang anggota gerak atas terdiri dari lengan, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang  pergelangan tangan, tulang telapak tangan dan tulang jari tangan. Tulang anggota gerak bawah terdiri dari tulang paha, tulang kering, tulang betis, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki dan tulang jari kaki.Susunan dan bentuk tulang anggota gerak atas sesuai dengan fungsi lengan, misalnya untuk mengangkat, melempar, memukul, memegang, menggenggam, memungut, dan menjumput. Tulang Anggota gerak bawah memiliki bentuk dan susunan tulang anggota gerak bawah lebih disesuaikan untuk berjalan, berlari, dan menahan beban tubuh 
Fungsi Sistem Rangka:
a. Memberikan bentuk dan mendukung tubuh kita
b. Melindungi organ dalam, sebagai contohnya tulang rusuk melindungi jantung dan paru  paru, tulang tengkorak melindungi otak
c.  Tempat menempelnya otot yang merupakan alat gerak aktif yang dapat menggerakkan tulang.
d. Tempat pembentukan sel darah. Sel darah dibentuk di bagian sumsum tulang, yaitu  jaringan lunak yang yang terdapat di bagian tengah tulang.
Jenis Tulang Pada Tubuh Manusia 
a. Tulang Keras
Tulang keras terbagi atas tiga bentuk utama, yaitu tulang pipa, tulangpipih, dan tulang  pendek. Tulang keras dibungkus oleh lapisan  jaringan ikatatau periosteum. yang merupakan tempat melekatnya otot. Saluran Haverspada tulang keras mengandung pembuluh darah yang  berfungsi untukmemberikan makanan bagi sel tulang keras (osteosit ).Tulang pipa biasanya  berbentuk bulat panjangserupa pipa. Ujung-ujungnya membentuk bonggolyang di dalamnya  berisisumsum kuning.Contohtulang pipa misalnya tulang paha, tulang lengan,tulang kering, tulang betis, dan tulang ruas-ruas jari.
Tulang pipih bentuknya pipih dengan rongga sumsum merah di dalamnya tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih. Contoh tulang pipih yaitu tulang-tulang yang membentuk tengkorak, tulang belikat, tulang bahu, tulang dada, tulang rusuk, dan tulang panggul. Tulang pendek bentuknya tidak beraturan dengan rongga berisi sumsum merah. Contoh tulang pendek yaitu tulang-tulang yang membentuk  pergelangan tangan, pergelangan kaki, telapak tangan dan jari-jari tangan, telapak kaki dan jari-jari kaki, serta ruas-ruas tulang belakang.
 
 
b. Tulang Rawan
Saat masih bayi, rangka manusia masih berupa tulang rawan. Seiring dengan perkembangannya, tulang rawan berangsur-angsur tumbuh menjadi tulang keras. Pada bagian tertentu, tulang rawan tidak mengalami  perubahan, seperti pada persendian tulang, ujung hidung, daun telinga. Tulang rawan mengandung  banyak zat perekat (kolagen) yang tersusun atas  protein, sedangkan zat kapurnya sedikit. Hal ini menyebabkan tulang rawan bersifat lentur dan elastis.
Γ¨Sendi pada Tubuh Manusia
Pada kerangka tubuh manusia terdapat kurang lebih 200 tulang yang saling  berhubungan. Hubungan antar tulang disebut sendi atau artikulasi. Pada sistem gerak manusia,  persendian mempunyai peranan penting dalam proses terjadinya gerak. Menurut sifat gerakannya  persendian (sendi) dapat dibedakan menjadi tiga ( 3 macam) yaitu:
1.Sendi Mati,Sendi mati tidak dapat digerakkan sehingga tidak dapat mengalami pergerakan. Contohnya adalah sendi pada tulang tengkorak. Sendi tersebut menyambungkan tulang satu dengan lainnya menggunakan pinggiran bergerigi yang disebut sutura. Sendi mati juga terdapat pada rongga gigi.
2.Sendi Kaku, Pada sendi kaku terdapat bantalan tulang rawan (kartilago) di antara tulang-tulangnya yang memungkinkan tulang dapat bergerak sedikit. Sendi kaku terdapat pada ruas tulang belakang.
3.Sendi Gerak, Sendi gerak memungkinkan tulang dapat bergerak bebas ke berbagai arah. Sendi tersebut terbentuk dari hubungan tulang-tulang persendian yang ditutup oleh lapisan tipis tulang rawan. Sendi gerak terdiri atas empat tipe, yaitu :
a.Sendi Engsel yaitu persendian yang dapat digerakan kesatuarah. Contohnya persendian antara tulang pahadengan tulang betis, persendian antara tulang lengandengan tulang hasta.
b.Sendi Putar Yaitu persendian yang dapat digerakan secara berputar. Contohnya persendian antar tulang leherdengan tulang atlas persendian antara hasta dengantulang pengumpil
c.Sendi Peluru yaitu persendian yang dapat digerakan kesegala arah. Contohnya persendian antara gelang bahu dengan tulang lengan atas persendianantara gelang panggul dengan tulang paha.
d.SendiPelana yaitu persendian yang dapat digerakan kedua arah. Contohnya persendian pada ibu jaritangan persendian antara tulang pergelangantangan dengan tulang tapak tangan.
B. SISTEM OTOT
Tanpa otot, tulang, dan sendi tubuhmu tidak memilikikekuatan untuk bergerak. Otot adalah penggerak bagian-bagiantubuh, sehingga otot disebut alat gerak aktif. Hampir 35 hingga 40 persen massa tubuh adalah jaringan otot, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
Cobalah perhatikan, setiap saat selalu ada gerakanyang terjadi di tubuhmu, gerakan tersebut terjadi karena adanya kerjadari otot.  Otot adalah jaringan yang dapat berkontraksi (mengkerut)dan relaksasi (mengendur).Pada saat berkontraksi otot menjadilebih pendek dan pada saat berelaksasi otot menjadi lebih panjang.Proses kontraksi ini mengakibatkan bagian-bagian tubuhmu bergerak.Pada kontraksi ini diperlukan energi.
1.  Otot yang bekerja di bawah kesadaran adalah otot yang kerjanyadikendalikan secara sadar, artinya kamu dapat mengendalikan apakahharus atau tidak menggerakkan otot-otot tersebut. Contohnya, kerja otot-otot pada saat kamu makan, menulis, berlari serta aktivitas-aktivitas lainnyayang dilakukan secara sadar.
2. Otot yang bekerja di luar kesadaran adalah otot yang tidak dapat kamukendalikan secara sadar. Prinsip kerja otot ini tidak dapat dikendalikan, artinya kamutidak dapat mengendalikan apakah menggerakkan atau tidak menggerakkan otot-otottersebut. Otot-otot tersebut bekerja sepanjang hari, sepanjang hidup di luar kesadaran.Contoh dari aktivitas otot ini antara lain aktivitas jantung untuk selalu memompadarahke seluruh tubuh, aktivitas otot-otot lambung untuk mencerna makanan secaramekanik.
Jenis-Jenis Otot:
a.    Otot Rangka
Otot rangka adalah otot yang paling banyak di dalam tubuh. Jika diamati di bawahmikroskop, sel-sel otot rangka terlihat bergaris-garis melintang, sehingga otot ini jugadisebut dengan otot lurik. Otot rangka melekat pada tulang dengan perantaraan tendon.Tendon adalah pita tebal, berserabut,dan liat yangmelekatkan otot pada tulang. Otot rangka tergolong otot sadar.Kamu bisa mengontrol penggunaan otot ini. Kamu bias menentukan kapan berjalan dan kapan tidak. Otot rangkacenderung cepat berkontraksi dan cepat lelah.
Sumber gambar: http://duniabiologiindonesia.blogspot.co.id/2012/10/perbedaan-otot-lurik-polos-dan-jantung.html
1.OTOT LURIK
a)      Protoplasma mempunyai garis-garis melintang / myofibril heterogen
b)      Myofibril berupa serabut ada yang kasar ada yang halus sehingga terkesan terlihat gelap  dan terang (lurik)
c)      Pada umumnya otot ini melekat pada kerangka sehingga disebut juga otot kerangka.
d)     Otot ini dapat bergerak menurut kemauan kita (otot sadar)
e)      Pergerakannya cepat tetapi lekas lelah
f)       Rangsangan dialirkan melalui saraf motoris.
g)      Inti sel jumlahnya banyak dan berada di tepi

2. OTOT POLOS
a)      Protoplasmanya tersusun atas myofibril yang homogen
b)      Licin tidak mempunyai garis-garis melintang sehingga terkesan polos
c)      Otot-otot ini terdapat di alat-alat viscera dalam seperti ventrikulus, usus, kandung kemih, pembuluh darah dan lain-lain,
d)     Dapat bekerja di luar kemauan kita (otot tak sadar) oleh karena rangsangannya melalui saraf otonom.
e)      inti satu di tengah
f)       bentuknya seperti gelendong ujung menyempit tengah menggelembung
3. OTOT JANTUNG ( MYOCARDIUM)
a)      Bentuknya menyerupai otot serat lintang
b)      Di dalam sel protoplsmanya terdapat serabut-serabut melintang yang bercabang-cabang
c)      Fungsinya seperti otot polos, dapat bergerak sendiri secara otomatis
d)     Mendapat rangsangan dari susunan otonom.
e)      Otot semacam ini hanya terdapat pada jantung yang mempunyai fungsi tersendiri.

Macam-macam kelainan yang terjadi pada Sistem Gerak Manusia sebagai berikut.
a. Riketsia
Riketsia terjadi karena kekurangan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium dan  fosforsehingga proses pengerasan tulang terganggu.
b.Osteoporosis disebabkan karena kekurangankalsium.
c.Fraktura (Patah Tulang)Salah satu penyebab terjadinya patah tulang adalah karena tulang mengalami benturan yang keras, misalnya pada saat kecelakaan atau jatuh dari tempat yangtinggi. Ada dua jenis fraktura, yaitu fraktura tertutup dan fraktura terbuka.
1.Fraktura tertutup terjadi jika tulang patah tetapi bagian ujung yang patah tidahmenembus kulit.
2.Fraktura terbuka terjadi jika ujung tulang yang patah keluarmenembus kulit.
d. Artritis
Artritis adalah penyakit sendi. Penderita penyakit ini mempunyai tulang rawansendi yang rusak.e. Lordosis, Kifosis dan Skoliosis
e.Lordosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakangyang berlebihan ke arah depan di bagian pinggang.
f.Kifosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang yang berlebihan di bagian dada ke arah belakang.
g.Skoliosis adalah melengkungnya tulang belakang ke arah samping
 
 
 
 

Pengertian Pesawat Sederhana

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering menggunakan alat bantu untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan. Alat-alat yang digunakan manusia untuk mempermudah dalam melakukan kerja atau usaha disebut pesawat. Sebuah pesawat berfungsi untuk memperbesar gaya atau usaha.

Pesawat ada dua macam, yaitu pesawat sederhana dan pesawat rumit.  
 
Pesawat sederhana merupakan peralatan yang dibuat sangat praktis dan mudah digunakan. Pembuka tutup botol, gunting, resleting, dan tang merupakan beberapa contoh pesawat sederhana. Atau bisa diartikan juga bahwa pesawat sederhana sebagaimana pengertian berikut ini;
  1. Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya. Secara umum, alat-alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya.
  2. Pesawat rumit terdiri atas beberapa pesawat sederhana. Contoh pesawat rumit antara lain komputer, mobil, dan sepeda.

Macam-macam Jenis Pesawat Sederhana

1. Tuas atau Pengungkit

Tuas biasa digunakan untuk mempermudah mengungkit atau memindahkan beban dengan cara memperbesar gaya yang diberikan.Tuas terdiri atas sebuah batang yang berputar pada sebuah titik tetap yang disebut titik tumpu. Contoh tuas yang paling sederhana adalah sebuah tongkat.

Perhatikan gambar berikut ini.Pada Gambar tampak seseorang sedang berusaha menggeser sebongkah batu besar dengan menggunakan tongkat kayu dan sebuah batu kecil.
Orang tersebut meletakkan salah satu ujung tongkat kayu di bawah batukemudian meletakkan batu kecil di bawah tongkat kayu. Tongkat kayu tersebut berfungsi sebagai pengungkit dan balok kayu berfungsi sebagai titik tumpu.Orang tersebut kemudian menekan ujung tongkat kayu yang paling jauh dari batu.Tekanan yang diberikan akan menyebabkan tongkat kayu bergerak. Pergerakanujung tongkat kayu yang ditekan menyebabkan pergerakan kecil pada ujung tongkatkayu yang dekat dengan batu. Meskipun pergerakan yang terjadi sangat kecil,namun pergerakan ini membuat gaya tekan menjadi lebih besar. Pertambahan gayayang terjadi akan mampu mengangkat batu. Batu pada contoh di atas disebut beban,sedangkan gaya tekan yang diberikan orang tersebut disebut dengan usaha ataukuasa. Untuk mempermudah, perhatikan Gambar 5.
Titik A pada Gambar 5 disebut titik kuasa dimana tempat melakukan usaha,titik B disebut titik tumpu dimana tempat pesawat bertumpu dan dan titik C disebuttitik beban dimana beban ditempatkan. Jarak kuasa ke titik tumpu (jarak AB) disebutlengan kuasa (lk ). Jarak titik beban ke titik tumpu (jarak BC) disebut lengan beban (lb).Massa kuasa adalah mA dan massa beban adalah mB. Massa beban dan massa kuasa berbanding terbalik dengan panjang lengan masing-masing.
Berdasarkan titik tumpunya, tuas dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:
1 .Tuas jenis pertama
Letak titik tumpu tuas jenis ini berada di antara titik beban dan titik kuasa, sepertidiilustrasikan pada Gambar .Contoh tuas jenis pertama, yaitu menggeser batu dengan pengungkit, tang dan gunting.


Sumber gambar: http://mafia.mafiaol.com/2014/02/jenis-jenis-pengungkit-atau-tuas.html
2. Tuas jenis kedua
Pada tuas jenis kedua, titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa,seperti diilustrasikan Gambar .


Sumber gambar: http://mafia.mafiaol.com/2014/02/jenis-jenis-pengungkit-atau-tuas.html
3. Tuas jenis ketiga
Pada tuas jenis ketiga, titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban,seperti diilustrasikan pada Gambar 8.Tuas jenis ketiga dijumpai pada mengambil tanah dengan sekop, staples, penjepit kue dan pinset.
 
Perlu kalian ketahui, bahwa ternyata setiap rangka kita dalam aktivitas tubuhkita mengandalkan prinsip kerja tuas. Untuk lebih jelasnya, perhatikan Gambar .Pertama ada di kepala antara tengkorak dan tulang leher, dari gambar

(a)Kira-kira kalian bisa menebak jenis tuas keberapakah itu? Pada tengkorak dan tulangleher merupakan jenis tuas pertama. Karena, kalau dirasakan leher sebagi kuasa yangmembuatbeban dalam hal ini tulang didaerah muka terangkat dan porosnya (titiktumpu) ada ditengah hal itu juga yang menyebabkan leher sering pegal-pegal.
Kedua adalah telapak kaki, tanpa sadar ternyata bagian telapak kaki jugamemiliki keunikan. Pada saat berjinjit seperti pada gambar (b) menyebabkan ujung telapak kaki manjadi titik tumpu bagi anggota badan, kemudian pangkal telapak kakimenjadi sedikit tegang karena disitulah kuasa yang diberikan, dan beban beradaditengah-tengah telapak kaki. Telapak kaki pada saat berjinjit merupakan jenis tuaskedua.Ketiga adalah lengan mengangkat beban, seperti pada gambar 9 (c) jenis tuasini paling banyak ditemui di anggota tubuh, yaitu jenis tuas ketiga. Contohnya saat mengangkat suatu benda dengan menggunakan tangan, maka tangan yang memegang beban menjadi titik beban, lengan menjadi kuasa, dan siku menjadi titik tumpu.Gambar 10. Kaki menggunakansandal berhak tinggi
Wanita yang menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi seperti pada Gambar 10 dalam waktu yang lama akan memaksa otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut darisepatu atau sandal berhak tinggi secara terusmenerus.  Sehingga otot akan menjadi lebih pendek dan tegang. Pemakaian sepatu atau sandal berhak tinggi memiliki pengaruh terhadap kesehatan manusia

2. Katrol

Katrol merupakan pesawat sederhana berupa roda yang dikelilingi rantai atau tali. Kegunaan katrol untuk mengangkut beban atau menarik suatu benda.

Jika kamu menimba air di sumur tanpa bantuan katrol maka kamu akan mengalami kesulitan saat melakukannya. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan katrol.

Katrol yang dipasang pada tali untuk menimba akan mengubah gaya tarik ke bawah menjadi gaya angkat ke atas sehingga air dapat ditimba dengan lebih mudah.

Seperti halnya tuas, katrol juga memiliki kuasa, beban, dan titik tumpu. Dengan demikian, katrol juga memiliki keuntungan mekanis. Katrol dapat dibedakan menjadi katrol tetap, katrol bergerak, dan katrol ganda.
Pengertian dan Macam-macam Jenis Contoh Pesawat Sederhana Dilengkapi Gambarnya
Gambar: Macam-macam Contoh Pesawat Sederhana

3. Bidang Miring

Memindahkan benda dari suatu tempat ke tempat yang lebih tinggi akan terasa berat jika langsung kita angkat. Dengan menggunakan bidang miring hal tersebut akan lebih mudah dilakukan. Bidang miring merupakan bidang datar yang diletakkan miring atau membentuk sudut terhadap lantai.
Contoh dari bidang miring selain tangga adalah sekrup dan pisau. Bidangmiringmerupakan bidang datar yang diletakkan miring atau membentuk sudut tertentu sehingga dapat memudahkan gerak benda.Keuntungan mekanik bidangmiring dapat di hitung dengan membagi jarak kuasa dengan jarak beban.

4. Roda dan Poros

Sepeda merupakan contoh alat yang bekerja menggunakan prinsip roda dan poros. Fungsi roda dan poros adalah untuk memungkinkan manusia bergerak lebih cepat.

Contoh benda yang bergerak dengan menggunakan prinsip roda dan poros antara lain motor, mobil, kursi roda, dan sepatu roda.

Roda dan poros merupakan pesawat sederhana yang terdiri atas sebuah roda berputar yang dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama. Roda dan poros merupakan pesawat sederhana yang berfungsi memperbesar kecepatan dan gaya.

MAKASIH πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

Senin, 04 September 2017

Dirgahayu SpensaKu πŸŽ‰πŸŽ‰





Penerbangan balon Bapak Ibu Guru

Penerbangan Balon OSIS

Pada tanggal 3 September 2017  adalah hari bertambah umurnya SMPN 1Wonosari atau SpensaKu yang ke 65. Semoga dengan bertambahnya umur SMP Negeri 1 Wonosari akan dapat menjadikan sekolah yang bermutu, dan dapat menjadi sekolah rujukan yang sukses di Kabupaten GunungkidulπŸ’–πŸ’–. Banyak Perlombaan yang diadakan, Yakni Pidato,Sesorah,Nasi Tumpeng, Melukis,Fotografi,Scrable,Mading,Kebersihan Kelas dan yang paling utama adalah SGT (Spensa Got Talent).

Setiap kelas wajib mewakilkan anggotanya untuk mengikuti berbagai lomba. Aku diberi tanggungjawab untuk maju pada perlombaan sesorah, karena itu saya melakukanya semaksimal mungkin agar saya menjadi juaradan mengharumkan naka kelas, Tetapi harapan saya sangat tipis😒😒😒, banyak yang melebihi kemampuanku ,  ya sudahlah mungkin sudah jalan ilahi, yang penting udah berusaha😊😊😊 dan Semoga Tuhan memihakku "AminnπŸ’•πŸ’•πŸ’•".

Banyak kelas yang menuangkan semua idenya pada SGT tersebut. Selain itu aku bersama teman2 satu kelas akan menampilkan Sebuah pertunjukan, ya mungkin tidak terlalu bagus bagi orang lain, tapi kami sangat banga bisa bisa berdiri ditengah tengah banyak orang dengan penampuilan kami yang penuh dengan perjuangan😘😘😚😜😜. Kami menampilkan sebuah tarian tradisional dengan musik dolanan yaitu, Cublak-cublak suweng,Lir-ilir, dan gundul-gundul pacul. Setelah tarian tradisional kami nge-Dance diiringi lagu Anak Sekolah dan di akhiri dengan Pasuowo yang diiringi lahu Bojo Galak🎊🎊










Thank You udah baca @amhlyha